Pompa kolam renang adalah komponen penting yang menjaga sirkulasi air tetap optimal, memastikan kualitas air tetap bersih dan jernih. Namun, kerusakan pompa dapat mengganggu fungsi kolam renang dan bahkan menyebabkan bahaya. Dalam artikel ini, kita akan membahas penyebab kerusakan, solusi, dan cara perawatan pompa agar tetap berfungsi dengan baik.
Baca Juga: 5 Pilihan Terbaik untuk Pompa Kolam Renang: Manfaat, Keunggulan, dan Solusi Perawatan Berkualitas
Apa yang Menyebabkan Kerusakan Pompa Kolam Renang?
Perawatan kolam renang tidak hanya dilakukan pada bagian kolam dan airnya saja, akan tetapi sistem air, kelistrikan, dan alat pendukung seperti pompa kolam renang harus diperhatikan. Sering kali karena kurangnya perhatian terhadap alat-alat/aksesoris kolam renang, menyebabkan kerusakan yang tidak diduga.
Sebagai salah satu komponen penting, anda bisa mengetahui hal yang bisa menyebabkan kerusakan pada kolam renang.
-
Masuknya Udara ke Sistem
Udara yang masuk ke pompa akibat kebocoran pipa dapat mengurangi tekanan dan mengganggu kinerja pompa. Sehingga akan menyebabkan air sulit ditarik masuk ke dalam pompa dan mengganggu sistem sirkulasi air kolam renang anda.
-
Kotoran yang Terjebak
Partikel kecil seperti pasir atau dedaunan yang lolos dari skimmer dan keranjang pompa dapat menyumbat impeller dan menyebabkan pompa bekerja tidak optimal. Penyumbatan yang terus menerus bisa menyebabkan impeller rusak.
Penyumbatan akibat kotoran yang terjebak akan menghambat jalannya air serta menyebabkan pompa tidak bisa menarik air serta mesin yang berisik, tekanan air juga bisa berkurang akibat dari hal ini.
-
Overheating
Mesin yang bekerja terlalu lama tanpa jeda dapat menyebabkan komponen internal panas berlebih. Suhu tinggi pada motor pompa, diakibatkan sirkulasi udara buruk, suhu disekitar yang tinggi atau beban kerja berat sering kali menyebabkan mesin mati mendadak.
Penyebab lain dari mesin pompa yang overheating adalah ukuran pompa yang tidak cocok dengan jenis kolam renangnya. Apabila pompa ukuran kecil digunakan untuk kolam renang berukuran besar, maka akan memaksa pompa bekerja lebih keras dan akan merusak pompa.
-
Kualitas Instalasi yang Buruk
Pemasangan yang tidak tepat dapat mempengaruhi efisiensi sistem. Ukuran pompa dan ukuran pipa harus sesuai agar jumlah air yang dibutuhkan saat pompa air bekerja bisa digunakan dengan baik. Karena, pompa air harus berjalan dengan takaran air yang cukup, semakin sedikit air akan merusak komponen pompa.
Menggunakan tegangan yang tidak sesuai dengan mesin pompa juga bisa menyebabkan konsleting. Apabila terjadi konsleting atau adanya kabel yang terputus, akibatnya pompa akan tiba-tiba mati mendadak. Selain itu, apabila komponen pompa tidak dipasang dengan benar, bisa memicu kebocoran pompa yang ditandai dengan adanya genangan di sekitar pompa.
-
Kurangnya Perawatan
Semua masalah pada pompa bisa diakibatkan kurangnya perawatan. Kotoran seperti daun dan pasir yang terjebak di sistem dan tidak dibersihkan akan dapat menyebabkan penyumbatan. Begitu pula pengecekan rutin mesin kolam renang dibutuhkan agar semua mesin bisa berjalan dengan baik.
Dengan perawatan dan pengecekan rutin, maka apabila terdapat komponen yang kurang tepat atau letak benda yang kurang tepat dapat diketahui lebih cepat dan penangannya bisa segera dilakukan. Sehingga kerusakan pompa kolam renang dapat dihindari.

Pompa Kolam Renang Terbakar
Selain pompa kolam yang berisik dan mati mendadak, kerusakan lain yang bisa terjadi adalah pompa terbakar. Beberapa penyebab yang bisa memicu hal ini adalah:
- Tegangan Listrik Tidak Stabil: Lonjakan atau penurunan daya listrik dapat menyebabkan komponen motor pompa rusak. Tegangan listrik yang tidak stabil dapat menyebabkan konsleting listrik. Selain tegangan yang tidak stabil, kabel putus dan kelembaban bisa memicu korsleting.
- Penggunaan Berlebihan: Menjalankan pompa tanpa henti akan menghasilkan panas berlebih sehingga menurunkan komponen motor. Sebaiknya gunakan pompa kolam renang disaat tertentu seperti membersihkan kolam, saat kolam digunakan. Anda bisa mematikannya saat anda mengaplikasikan obat kimia pembersih kolam renang.
- Kondisi Lingkungan yang Tidak Memadai: Ventilasi yang buruk dapat menyebabkan panas berlebih. Panas berlebihan tentunya akan berefek pada kinerja pompa. Udara panas dan mesin dengan keadaan yang kurang baik bisa memicu kebakaran.
Baca Juga: Peralatan Kolam Renang yang Wajib Dimiliki
Hal-hal yang Harus Dihindari Agar Pompa Kolam Renang Tetap Awet
Kolam renang yang tidak terawat dengan baik dapat menimbulkan berbagai bahaya seperti:
- Keseimbangan Kimia Yang Berlebihan: Tingkat klorin terlalu tinggi pada air kolam renang selain dapat menyebabkan iritasi kulit dan mata, juga dapat merusak komponen logam di dalam pompa. Korosi akibat kaporit yang berlebihan dapat mengurangi umur pompa secara signifikan. Pastikan anda menggunakan bahan kimia dalam jumlah yang tepat dan pastikan pH air selalu seimbang.
- Bahaya Elektrik: Kerusakan pada pompa atau kabel dapat meningkatkan risiko sengatan listrik.
- Air yang Tercemar: Bakteri dapat berkembang biak dari adanya benda asing yang mencemari air seperti daun, pasir, bulu hewan, dll. Hal ini akan mengganggu sirkulasi air. Sirkulasi air yang buruk memungkinkan pertumbuhan bakteri.
- Mengabaikan kebersihan pompa: Air kolam yang tidak bersirkulasi dengan baik berpotensi menjadi sarang bakteri dan alga. Benda asing, lumut, alga yang dibiarkan tersangkut pada filter, maupun kantong pompa akan mempengaruhi kinerja pompa kolam renang.
- Mematikan Pompa Terlalu Lama: Tidak menggunakan pompa terlalu lama, begitu pula dengan mematikan pompa terlalu lama. Semakin lama pompa dimatikan, maka dapat menyebabkan pertumbuhan lumut dan bakteri. Mematikan pompa dapat menyebabkan air tidak bersirkulasi.
Tips Perawatan Pompa Kolam Renang
- Bersihkan Filter Rutin: Lakukan backwash filter setidaknya sekali seminggu. Proses backwash memerlukan waktu sekitar 3-5 menit atau hingga air pembuangan terlihat jernih. Backwashing penting untuk menjaga filter tetap bersih dan efisien dalam menyaring kotoran.

- Cek Koneksi Listrik: Pastikan tidak ada kabel yang rusak atau kelembapan di dalam housing pompa.
- Gunakan Stabilizer Listrik: Alat ini dapat membantu menjaga tegangan listrik tetap stabil untuk mencegah overheating pada motor
- Jaga Level Air: Pastikan level air cukup untuk mencegah udara masuk ke sistem.
- Gunakan Timer: Operasikan pompa sesuai jadwal, biasanya 8–12 jam sehari.
- Periksa Komponen Secara Berkala: Inspeksi impeller, o-ring, dan sambungan listrik secara rutin.
Baca Juga: Sirkulasi Kolam Renang Beserta Jenis, Fungsi, dan Cara Perawatan
Kerusakan pompa kolam renang dapat dicegah dengan perawatan rutin seperti backwash filter dan pengecekan komponen secara berkala.Gunakan jasa profesional apabila anda merasa kesulitan dalam melakukannya. Dengan menjaga pompa dalam kondisi baik bersama Permata Asia Pool, anda dapat menikmati kolam renang yang bersih dan aman setiap saat. Hubungi whatsapp dan email kami untuk informasi selengkapnya.

