Menjaga kolam renang tetap bersih membutuhkan perawatan rutin yang didukung dengan penggunaan obat yang tepat. Beberapa jenis obat kolam renang yang terkenal di pasaran seperti kaporit, klorin, soda ash, PAC dan terusi. Produk ini umum digunakan di berbagai kolam renang untuk menjaga kebersihan dan kejernihan air.
Air kolam renang akan dicampur dengan obat-obatan tersebut dengan takaran dan tujuan penggunaannya yang tepat. Menyesuaikan keadaan air, jenis obat yang digunakan juga akan berbeda. Seperti contoh apabila air kolam mulai keruh, anda bisa menambahkan PAC dan soda ash, sementara untuk nilai pH yang turun akibat hujan, soda ash adalah solusi yang tepat.
Dalam artikel ini, kita akan menjawab beberapa pertanyaan umum tentang obat kolam renang dan kegunaannya, serta memberi panduan praktis untuk perawatan kolam renang.
Wujudkan impian kolam renang anda dengan permata asia pool dan Dapatkan Promo Special! Garansi Kebocoran 4 Tahun, Perawatan 1 Bulan, dan Layanan Purna Jual Dapatkan Disini
Kenali Jenis dan Fungsi Obat Kolam Renang
Beberapa obat kimia untuk kolam renang memiliki fungsi tersendiri. Penggunaannya akan membantu anda dalam menjaga kebersihan dan kejernihan air kolam renang. Berikut merupakan obat untuk kolam renang yang perlu anda ketahui.
-
Klorin
Klorin menjadi obat dasar yang berfungsi sebagai desinfektan untuk membunuh bakteri dan mikroorganisme yang ada di air kolam renang anda. Kegunaannya sebagai obat pembersih dan menjaga kadar klorin pada air ini ternyata memiliki beberapa jenis bentuk yang tersedia yaitu bubuk/padat, gas, dan cair. Untuk di pasaran sendiri terdapat 4 jenis yang memiliki perbedaan bentuk dan besar konsentrasinya, berikut jenis-jenisnya:
-
- Klorin bubuk 60%: Sering disebut juga sebagai kaporit merupakan obat untuk kolam renang yang berfungsi meningkatkan kadar klorin di dalam air. Berbentuk bubuk dan mengandung 60% klorin yang efektif dalam menjaga air kolam tetap bersih dengan membasmi bakteri.
- Klorin granular 90%: Klorin jenis ini juga dapat meningkatkan kandungan klorin dengan cepat berkat konsentrasi klorin yang lebih tinggi. Berbentuk butiran kecil, membuatnya mudah larut dan menyebar di air.
- Klorin TCCA tablet 90%: Memiliki bentuk berupa tablet dan mengandung 90% klorin, serupa dengan klorin granular 90%. Bedanya, tablet ini menjaga kestabilan klorin dan pH, serta memastikan air kolam tetap jernih dan berwarna biru.
- Klorin cair: Klorin memiliki bentuk umum berupa cairan. Dengan bentuk cairan ini, tentunya akan mudah bercampur dengan air kolam renang dan efektif dalam menjernihkan air.

-
Kaporit
Kaporit, atau kalsium hipoklorit Ca(ClO)2, adalah zat kimia yang mengandung klorin dalam bentuk padat dan mudah larut dalam air, menghasilkan asam hipoklorit. Karena kandungan klorinnya yang tinggi, kaporit sangat efektif sebagai bahan pembersih dan desinfektan untuk kolam renang. Kaporit memiliki bentuk yang sama seperti klorin yang sering di jumpai di pasaran yaitu bubuk, butiran, dan tablet.

Kaporit sering kali digunakan dari pada klorin karena memiliki sifat korosif yang lebih rendah dari pada klorin. Sifat korosif ini akan mempengaruhi efek kulit, mata, ataupun bagian tubuh kita lainnya yang bersentuhan langsung dengan bahan tersebut. Semakin tinggi sifat korosifnya, maka akan mudah terinfeksi.
-
Soda Ash
Soda Ash (natrium karbonat atau Na₂CO₃) memiliki fungsi utama dalam menjaga pH air kolam dan dapat dan mengatasi air kolam yang keruh. Bahan kimia ini menetralkan efek asam, sehingga pH air kolam tetap berada di level ideal sekitar 7,2 hingga 7,6. Biasanya pH air akan turun setelah air kolam terkena air hujan atau kolam telah digunakan banyak orang.

Penggunaan soda ash akan membantu mengendapkan partikel kecil di air sehingga bisa mengatasi air yang keruh. Cara menggunakannya adalah dengan menaburkan atau melarutkannya terlebih dahulu di wadah terpisah lalu menyebarkannya di sisi kolam.
Baca Juga: Fungsi Kaporit untuk Kolam Renang: Manfaat, Bahaya, dan Penggunaannya
-
PAC (Poly Aluminum Chloride)
PAC yang berfungsi untuk menjernihkan air kolam dengan mengendapkan partikel kecil.
Efektif dalam mengikat partikel kecil yang mengambang di air. Setelah partikel terikat dan membentuk gumpalan lebih besar, maka gumpalan tersebut akan menegndap di dasar kolam. Proses ini biasanya dilakukan pada tahap awal untuk menjernihkan kolam renang yang keruh.

Proses pengendapan akan memudahkan pembersihan partikel dengan cara diangkat atau disedot dengan vakum. PAC akan ditambahkan sesudah pH air memiliki nilai yang seimbang dan proses desinfeksi selesai dilakukan.
-
Terusi
Terusi Copper Sulphate/CuSO4 termasuk dalam golongan garam yang bersifat asam dan memiliki fungsi sebagai algasida. Biasa digunakan sebagai penjernih air dan sebagai pencegah lumut atau alga yang sering tumbuh di kolam. Selain sebagai algasida, terusi yang memiliki bentuk bongkahan atau bubuk berwarna biru juga dapat memberikan warna biru pada air kolam renang anda.

Lumut atau alga bisa menyebabkan air kolam berubah hijau dan licin. Untuk mengatasi ini, Gunakan klorin dan terusi secara berkala untuk menjaga kolam renang tetap bebas dari lumut dan alga. Larutkan terusi terlebih dahulu di wadah terpisah, lalu campurkan larutan terusi tersebut ke dalam air kolam renang.
-
Tawas
Tawas (Al₂(SO₄)₃·18H₂O) adalah bahan kimia yang termasuk dalam kategori penjernih air seperti halnya PAC, besi klorida, dan besi sulfat. Tawas berfungsi dengan mengumpulkan partikel koloid di dalam air, membuat air menjadi lebih jernih. Sering digunakan untuk menjernihkan air sungai karena air tanah atau mata air umumnya sudah jernih.
Penggunaan tawas cukup sederhana dan populer karena harganya terjangkau dan mudah diaplikasikan. Untuk menjernihkan dan menghilangkan bau, tambahkan tawas langsung ke wadah air atau sumur dengan kondisi air yang keruh.
-
HCL
HCl atau asam klorida memiliki sifat yang sangat asam sehingga dapat digunakan untuk menurunkan pH air kolam yang terlalu tinggi atau bersifat basa. Sebagai bahan kimia yang kuat, HCl sering dipakai saat air kolam terlihat keruh dan mulai ditumbuhi lumut. HCL akan membantu menjaga keseimbangan pH terutama setelah hujan atau cuaca yang panas terik dan menjaga air tetap jernih.

HCl berbentuk cair, sehingga mudah larut saat dicampurkan ke dalam air kolam. Namun, gunakan HCl hanya jika kondisi air tidak dapat diatasi dengan bahan kimia yang lebih ringan, karena asam ini bisa berdampak keras pada air dan dapat mengiritasi kulit pengguna kolam. Takaran umumnya adalah 1 liter HCl untuk setiap 100 meter kubik air kolam, yang dapat menurunkan pH sekitar 0,2.
Baca Juga: Penyakit di Kolam Renang: Cara Mencegah dan Mengatasi Risiko Kesehatan
Urutan Pemberian Obat Kolam Renang
Urutan pemberian obat kolam renang yang tepat dapat membantu menjaga efektivitas bahan kimia dan dapat membantu anda dalam merawat kolam renang secara lebih maksimal. Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini:
-
Mengatur Tuas Multiport Valve
Sebelum anda memasukkan bahan kimia ke dalam kolam renang anda. Sebaiknya anda memutar tuas multiport value terlebih dahulu ke mode “Circulate” agar sirkulasi air kolam tidak melalui filter. Hal ini mencegah bahan kimia merusak filter dan dapat mempercepat proses pelarutan bahan kimia pada air kolam.
-
Tambahkan Klorin atau Kaporit
Penggunaan klorin dan kaporit memiliki fungsi yang serupa. Penambahan bahan-bahan ini berfungsi sebagai desinfektan dan menjaga kejernihan air. Dengan contoh menggunakan kaporit bubuk 60% , larutkan terlebih dahulu sekitar 3 kg kaporit dalam ember kecil berisi air. Setelah larut, tuangkan campuran tersebut di sepanjang sisi kolam renang.
Sesuaikan dosis tersebut dengan volume kolam renang Anda, disarankan untuk 50 m³ air. Jika diinginkan, taburkan kaporit di sisi-sisi kolam secara langsung tanpa perlu melarutkannya terlebih dahulu, tetapi pastikan penaburan merata agar hasilnya optimal.
-
Menjaga pH Air Kolam Renang
Langkah selanjutnya yang bisa anda lakukan adalah menjaga pH air dari kolam renang anda. Gunakan soda ash atau HCl untuk menyesuaikan pH kolam dalam rentang ideal (7,2–7,8). Untuk mengukur besar pH anda bisa menggunakan pH test kit dan ukur dengan indikator warna yang tersedia.
Cara penggunaannya, taburkan langsung ke bagian kolam renang dengan takaran sekitar 3 kg untuk 50 m³. Selain itu, anda juga bisa melarutkannya terlebih dahulu dalam wadah terpisah, lalu menuangkannya ke kolam dalam bentuk cair.
-
Gunakan PAC
Setelah menambahkan bahan kimia untuk menjernihkan, desinfektan maka selanjutnya , tambahkan PAC, yang berfungsi mengikat partikel-partikel kecil di permukaan air. Ini akan memudahkan Anda dalam proses pembersihan kolam nantinya. PAC menggumpalkan kotoran dalam air, sehingga kotoran mudah disaring atau dihisap dengan alat pembersih. Pastikan anda mencampur PAC sesuai takaran yang dianjurkan sebelum menuangkannya ke dalam kolam.
-
Aplikasikan Terusi
Bahan lainnya yang akan anda gunakan adalah terusi. Terusi digunakan untuk mencegah pertumbuhan lumut atau alga, terutama di musim panas atau saat sinar matahari kuat. Penambahan terusi juga akan memberikan warna biru pada kolam renang anda.
-
Diamkan selama 4 Jam dan Vakum Kolam Renang
Setelah semua bahan kimia tercampur rata, anda harus mematikan pompa supaya air kolam menjadi tenang dan pencampurannya lebih maksimal. Anda bisa membiarkan air kolam dengan campuran bahan kimia selama 3-4 jam. Proses ini akan memberikan waktu bahan kimia bekerja dan akan mengalami proses penggumpalan.
Setelah proses pengendapan selesai, anda dapat membersihkannya dengan vakum ke dasar kolam renang. Anda juga bisa melakukan proses membersihkan dinding kolam, lantai kolam saat bahan-bahan kimia ini didiamkan agar semua kotoran bisa terikat dengan bahan kimia. Cara ini akan memudahkan anda membersihkan kolam renang anda.
Berikan jeda pencampuran saat menggunakan semua bahan di atas agar masing-masing bahan berfungsi dengan baik. Tunggu sekitar 20 menit antara pemberian satu bahan kimia dan bahan kimia berikutnya di kolam renang.
Baca Juga: Panduan Lengkap Treatment Kolam Renang Bersama Permata Asia Pool
Tips Perawatan Kolam Renang
Dengan menggunakan obat kolam renang yang tepat akan sangat membantu untuk menjaga air kolam tetap bersih, jernih, dan aman. Penggunaan beberapa bahan kimia yang sudah disebutkan diatas seperti kaporit, soda ash, dan PAC dengan urutan yang tepat akan dapat memaksimalkan efektivitas dari bahan tersebut.
Apabila anda ingin memiliki kolam renang yang bebas kaporit, terdapat beberapa bahan alternatif yang bisa anda gunakan seperti sistem garam (salt chlorinator) yang menghasilkan chlorine alami atau menggunakan hydrogen peroxide sebagai penjernih air yang lebih lembut. Menggunakan sistem dan bahan ini akan lebih ramah lingkungan dan cocok bagi pengguna yang sensitif terhadap kandungan kaporit.
Dengan pemeliharaan dan penggunaan obat yang tepat, kolam renang Anda akan selalu siap digunakan. Apabila anda merasa memerlukan seseorang untuk membantu membersihkan dan merawat kolam renang anda, Permata Asia Pool menyediakan layanan perawatan kolam renang dan juga menyediakan obat kolam renang untuk membersihkan kolam anda. Segera hubungi kami melalui whatsapp (fast respon), email, ataupun live chat pada website kami.
Dapatkan Segera Estimasi Pembuatan Kolam Renang




